Jinakkan PSMS, Bali United sempat kehilangan sentuhan

Diposting pada

Widodo C Putro (c) Fitri Apriani

Merdeka.com – Bali United mengawali sepak terjangnya di Liga 1 2018 dengan start yang ideal. Mereka menjinakkan PSMS Medan 1-0 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (24/03). Kemenangan ini tidak didapatkan dengan mudah.

BERITA TERKAIT
  • Ini agenda David Beckham dalam kunjungannya ke Indonesia kali ini
  • Jokowi tantang perguruan tinggi buka fakultas manajemen sepak bola
  • Owen: Indonesia punya gairah besar sepakbola

Gol penentu kemenangan tuan rumah dicetak gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly. Gol ini lahir dari umpan tarik Nick Velden di babak kedua.

Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, mengakui timnya sempat kesulitan di babak kedua. Para pemain kehilangan sentuhan permainan sehingga sering kehilangan bola.

“”Pertandingan pertama di manapun memang sangat sulit. Masing-masing tim saling membaca permainan dan di babak pertama kami tidak bermain seperti biasanya,”” kata Widodo CP usai pertandingan.

Hilangnya sentuhan itu dinilai sang pelatih, berdampak pada beberapa peluang emas yang tercipta namun gagal berbuah gol. Hal tersebut terlihat dari setidaknya lima peluang dimiliki tim tuan rumah di paruh pertama tak membuahkan hasil. Widodo menyebut, Fadil Sausu dkk juga kehilangan kontrol karena sering banyak memaingkan bola sehingga menjadi tidak efektif.

“”Saat babak kedua, saya instruksikan untuk tidak banyak memainkan bola seperti sistem yang sudah kita bangun selama ini. Hasilnya kami mengontrol permainan dan memberikan tekanan sehingga berbuah gol,”” tukas dia.

Mantan pelatih Sriwijaya FC itu tak lupa memuji kerja keras para pemain sepanjang pertandingan lawan PSMS. Berbagai usaha yang sempat mentah di tangan kiper Abdul Rohim akhirnya mampu dipecahkan lewat gol Lilipaly.

“”Saya mengucapkan terima kasih kepada pemain yang tampil baik,” imbuh Widodo. “Selain itu juga kepada suporter yang selalu beryanyi dan memberi dukungan sepanjang pertandingan.” (bola/gia)

Sumber: Bola.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *